Pembaca Menulis
Tak Ada Uang Pas, STNK Ditahan
Jawapos, Rabu 1 Juni 2011
Tak Ada Uang Pas, STNK Ditahan
Jawapos, Rabu 1 Juni 2011
Pada 30 Mei 2011, sekitar17.30, saya memarkir kendaraan di area parkir sebelah WTC, Surabaya, yang dikelola Gedung Medan Pemuda. Karena tidak memiliki uang receh, saya membayar parkir dengan uang Rp 50.000. Namun, petugas parkir bilang, tidak ada uang kembali dan saya disuruh membayar dengan uang pas.
Padahal, yang saya lihat, di situ banyak uang cukup untuk kembalian parkir. Yang aneh, STNK saya ditahan dan baru bisa diambil setelah saya bisa membayar uang parkir. Petugas juga menyuruh saya tidak parkir jika tidak punya uang pas. Saya sangat kecewa dan menyesalkan perlakuan petugas parkir yang tidak profesional dan tidak ramah tersebut, apalagi sampai menahan STNK. Mohon tanggapan pengelola parkir setempat.
RENDRA M. DIAZ,
Padahal, yang saya lihat, di situ banyak uang cukup untuk kembalian parkir. Yang aneh, STNK saya ditahan dan baru bisa diambil setelah saya bisa membayar uang parkir. Petugas juga menyuruh saya tidak parkir jika tidak punya uang pas. Saya sangat kecewa dan menyesalkan perlakuan petugas parkir yang tidak profesional dan tidak ramah tersebut, apalagi sampai menahan STNK. Mohon tanggapan pengelola parkir setempat.
RENDRA M. DIAZ,
Rungkut Menanggal RT 2 RW 4, Gunung Anyar, Surabaya
Tanggapan Parkir Gedung Pemuda
Jawapos, Sabtu 4 Juni 2011
Respon Rate Media: 4 Days (Superb)
Sehubungan dengan tulisan Bapak Rendra M. Diaz dalam Pembaca Menulis, Jawa Pos, pada 31 Mei 2011, kami selaku pengelola area parkir di halaman belakang Gedung Medan Pemuda Surabaya menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan/kekecewaan Bapak akibat pelayanan petugas kami pada 30 Mei 2011. Kami jadikan keluhan Bapak tersebut sebagai koreksi untuk pelayanan ke depan yang lebih baik. Sekali lagi maaf dan terima kasih.
M.B. POERNOMO TH.,
pengelola Gedung Medan Pemuda, Jl Pemuda 27-31, Surabaya
M.B. POERNOMO TH.,
pengelola Gedung Medan Pemuda, Jl Pemuda 27-31, Surabaya
0 komentar:
Posting Komentar